Hasil Lelang Barang Rampasan Negara Capai 21 juta Lebih

0
856
loading...
loading...

Sumbawa Besar, Gaung NTB – Kejaksaan Negeri Sumbawa melalui perantaraan Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Bima berhasil melakukan lelang atas sejumlah barang bukti yang dirampas untuk negara dari belasan kasus tindak pidana yang telah memiliki putusan hukum berkekuatan tetap (Inkrach) yang terbuka untuk umum, Selasa (27/10) lalu.

“Hasil lelang yang diperoleh mencapai sekitar Rp 21.920.000 (hampir Rp 22 Juta lebih) yang disetorkan kepada kas negara,” ungkap Kajari Sumbawa melalui Kasubagbin I Wayan Widen S.Sos kepada Gaung NTB di kantornya Kamis (29/10).

Dijelaskan, uang hasil lelang barang rampasan negara itu diperoleh dari hasil penawaran peserta lelang atas sejumlah obyek lelang berupa puluhan batang kayu jenis ipil, beberapa drum BBM minyak tanah dan sebuah laptop, sedangkan sebuah truck, sejumlah kayu dan beberapa drum/jerigen BBM minyak tanah lainnya karena belum laku oleh pembeli, maka akan dilakukan lelang ulang bersama KPKNL Bima bulan mendatang.

Barang rampasan yang dilelang dalam kondisi apa adanya itu selama ini dititipkan penyimpanan pada Rumah Penitipan Barang Rampasan Negara (Rupbasan) Sumbawa, meliputi 17 kasus tindak pidana yang telah memiliki putusan Inkrach dari Pengadilan Negeri Sumbawa Besar terang Wayan Widen, baik itu kasus pidana yang terjadi pada September 2013, Agustus 2014 hingga periode kasus pidana daru Januari – Mei 2015 lalu, meliputi kasus tindak pidana ilegal logging, pengangkutan BBM ilegal tanpa izin dari pihak yang berwenang dan kasus pencurian, dimana seluruh obyek lelang telah ditetapkan harga limitnya sesuai aturan perundangan yang berlaku dan peserta lelang diwajibkan untuk menyetorkan sejumlah uang jaminan dengan nilai nominal tertentu, sehingga barulah dilakukan penawaran atas obyek barang lelang yang diinginkan. Hasilnya baru sebagian kecil yang berhasil direalisasikan.

loading...

LEAVE A REPLY