Desa Batu Tering Minta Dibangun Bendungan Irigasi

0
743
loading...
loading...

Sumbawa Besar, Gaung NTB – Mayoritas penduduk Kabupaten Sumbawa menggantungkan hidupnya dari pertanian dan peternakan. Salah satu faktor penenentu keberhasilan usaha 60 persen penduduk Sumbawa ini yakni ketersediaan sumber air.

Di lapangan, apa yang dialami petani dan peternak malah terbalik. Seperti yang terjadi di Desa Batu Tering, Kecamatan Moyo Hulu. Petani Batu Tering hanya bisa menanam padi setahun sekali, selebihnya menunggu tibanya musim hujan.

Menanggapi situasi tersebut, Ketua BPD Batu Tering Arifin mengatakan, pemerintah desa dan beberapa tokoh masyarakat sudah berkali-kali mengusulkan ke pemerintah daerah dalam musrembang, bahkan sudah belasan proposal dilayangkan ke pemerintah pusat agar dibandung bendungan irigasi.

“Ketersediaan sumber air di wilayah kami sudah memungkinkan, bahkan dari hasil survei Nipon Koi di lokasi Brang Tengah dan Lutuk Belo serta Sampar Jee, sangat dimungkinkan untuk dibangun sebuah bendungan karena memiliki debit air yang sangat besar,” sambung Arifin.

Hal yang sama ditambahkan oleh tokoh masyarakat Batu Tering Hamzah. Ia mengharapkan semua pihak dapat mencari solusi permasalahan tersebut, termasuk anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumbawa yang punya akses ke pemerintah pusat.

“Jika sumber mata air tersebut dapat di optimalkan dengan baik, tidak tertutup kemungkinan ribuan hektar persawahan milik beberapa desa sekitarnya dapat dimaksimalkan menjadi tiga kali tanam pertahunnya,” ucapnya.

loading...

LEAVE A REPLY