Anggota DPRD Kota Mataram Periode 2014-2019 Dilantik

0
2972
loading...
loading...

DPRD Kota MataramMataram, Gaung NTB, Sebanyak 40 orang anggota DPRD Kota Mataram hasil Pemilu Legislatif 9 April 2014 dilantik sekaligus diambil sumpahnya.

Ke-40 anggota dewan hasil Pemilu 2014 tersebut rinciannya, Golkar Sembilan dengan 41.322 suara, perolehan kursi terbanyak kedua diraih partai Grindra sebanyak enam kursi dengan 23.424 suara atau 11,29 persen, kemudian partai Partai Persatuan Pembangunan (PPP) sebanyak lima kursi dengan 19.636 suara atau 9,47 persen.

Selanjutnya PDI P dengan lima kursi meliputi 26.335 suara, Partai Demokrat empat kursi dengan 9.729 suara, PKS tiga kursi dengan 10.955 suara, Hanura dua kursi dengan 15.721 suara dan Nasdem dua kursi meliputi 10.947 suara serta PKB satu kursi dengan 12.928 suara.

Pengucapan sumpah/janji anggota DPRD Kota Mataram masa keanggotaan 2014-2019 berlangsung dalam rapat istimewa DPRD Kota Mataram di aula lantai tiga Kantor Wali Kota Mataram, Rabu.

Pengucapan sumpah/janji anggota DPRD Kota Mataram dipimpin oleh Ketua Pengadilan Negeri Mataram Suhartanto SH, MH.

Acara yang sangat dinati-natikan oleh anggota dewan terpilih tersebut dihdiri Wali Kota Mataram H Ahyar Abduh, Wakil Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana, Ketua TP PKK Kota Mataram Hj Suryani Ahyar Abduh, Sekda Kota Mataram Ir HL Makmur Said beserta jajaran kepala SKPD lingkup Pemerintah Kota Mataram.

Kegiatan pelantikan anggota dewan itu dihadiri juga oleh mantan Wali Kota Mataram HL Mujitahid dan HL Mas’ud, serta jajaran dari pengelenggara Pemilu di Kota Mataram. Hadir juga Syeh Ali Jaber Al Madani bersama Syeh Husain Al Madani yang diundang khusus untuk datang diacara pelantikan tersebut.

Wali Kota Mataram dalam sambutannya mengatakan, sebagai salah satu unsur lembaga Pemerintahan Daerah maka DPRD mempunyai kedudukan setara dan memiliki hubungan kerja bersifat kemitraan dengan Pemerintah Daerah.

DPRD merupakan mitra kerja Pemerintah Daerah dalam membuat kebijakan daerah serta untuk melaksanakan otonomi daerah sesuai dengan tugas dan fungsi masing-masing.

Terkait dengan fungsi DPRD dalam hal legislasi, anggaran, dan pengawasan, maka DPRD bertugas membentuk Perda yang dibahas dengan Kepala Daerah untuk mendapat persetujuan bersama.

Membahas dan menyetujui Raperda APBD bersama Kepala Daerah, serta mengawasi pelaksanaan Perda dan peraturan perundang-undangan lainnya, di samping juga beberapa fungsi dan wewenang lainnya seperti yang telah diatur dalam undang-undang.

Wali Kota mengingat pentingnya jalinan hubungan kerja sama antara DPRD dan Pemerintah Daerah ini lah, maka tentu kita berharap keharmonisan hubungan antara DPRD Kota Mataram dengan Pemerintah Kota Mataram yang telah terjalin selama ini bisa terus terjaga bahkan terus meningkat lebih baik lagi dalam upaya kita bersama membangun Kota Mataram yang Maju, Religius, dan Berbudaya.

Sementara itu, Wali Kota mengucapkan selamat kepada segenap anggota DPRD Kota Mataram masa keanggotaan tahun 2014 – 2019 sebagai wakil-wakil rakyat yang menjadi pilihan rakyat melalui proses Pemilihan Umum Legislatif pada bulan April 2014 lalu.

“Kami juga memberikan apresiasi dan terima kasih kepada anggota DPRD masa keanggotaan 2009-2014 karena telah melaksanakan tugas dan fungsinya selama lima tahun,” katanya.

Kegiatan pelantikan anggota DPRD itu dirangkaikan dengan serah terima palu dari unsur pimpinan DPRD masa keanggotaan 2009-2014 HM Zaini kepada pimpinan sementara DPRD masa keanggotaan 2014-2019 H Didi Mumadi dari partai Golkar disaksikan Wakil Pimpinan Sementara I Gde Sudiarta dari partai Grindra.

Menurut Didi, pimpinan sementara bertugas untuk memimpin rapat-rapat anggota dewan disamping itu mengupayakan pembentukan pimpinan fraksi dan komisi hingga ditetapkannya pimpinan divinitif.

Acara pengucapan sumpah/janji anggota DPRD terpilih itu ditutup dengan acara salam-salaman dan ucapan selamat kepada para anggota dewan yang baru dilantik. (Gmb/Adv)

loading...

LEAVE A REPLY