Ubur-Ubur Sumbawa Diburu Investor China

0
1277
loading...
loading...

Sumbawa Besar, Gaung NTB – Luas perairan Kabupaten Sumbawa yang mencapai 2.880 Ha merupakan sumberdaya potensial bagi pengembangan sektor perikanan. Berdasarkan data, produksi penangkapan di perairan ini mencapai 1.992 ton setahun. Salah satu komoditas perikanan tangkap yang memiliki nilai ekonomis tinggi adalah ubur-ubur.

Sekretaris Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislutkan) Kabupaten Sumbawa Ir Lalu Tawakal kepada Gaung NTB, kemarin, menjelaskan sejak Tahun 2009, ubur-ubur Sumbawa menjadi komoditas yang paling diburu para nelayan di sekitar Teluk Saleh meliputi Kecamatan Maronge, Plampang dan Tarano. Sebab hasil tangkapan ubur-ubur ini langsung dibeli investor dari China. Keberadaan ubur-ubur ini musiman antara Bulan Oktober—Januari, sehingga tidak mengherankan jika hasil yang diperoleh para nelayan sangat melimpah. Saat musim, para nelayan mengerahkan sekitar 200 unit armada perahu untuk mengangkut hasil tangkapan mereka.

Setiap armada kata Tawakal, mampu mengangkut 60 buah keranjang dengan berat masing-masing 20 kilogram ubur-ubur. Setelah diolah, ubur-ubur ini dieksport keluar negeri khususnya China yang sangat berminat akan kualitas ubur-ubur Sumbawa. “Ubur-ubur selain sebagai bahan baku kosmetika dan obat-obatan, juga dimanfaatkan untuk campuran bahan makanan dengan nilai gizi tinggi, dan hasil produksi ubur-ubur Sumbawa selama 4 tahun terakhir ini tercatat sekitar 45.000 ton,” cetus Lalu Tawakal.

loading...

LEAVE A REPLY