Penyelundupan Solar Digagalkan Polisi dan TNI

0
766
loading...
loading...

Sumbawa Besar, Gaung NTB – Sebanyak 1000 liter bahan bakar minyak (BBM) jenis solar yang hendak diselundupkan ke wilayah Desa Penyaring, Kecamatan Moyo Utara, berhasil digagalkan Babinsa Koramil dan anggota Polsek Moyo Hilir, Rabu (12/3) siang.

Diduga kuat, BBM dikemas dalam beberapa drum yang diangkut menggunakan mobil L300, hendak dijual di sebuah tambak wilayah desa setempat.

Dandim 1607 Sumbawa, Letkol (Inf) Agus Supriyanto yang
dikonfirmasi, mengatakan, keberhasilan itu berawal dari pengaduan masyarakat yang resah karena sulitnya mendapatkan BBM jenis solar yang digunakan sebagai bahan bakar mesin penyedot air untuk mengairi sawahnya.

Setiap masyarakat yang hendak membeli solar, pengecer di kawasan itu selalu beralasan bahwa solar tersebut habis. Padahal, hampir setiap hari kendaraan pengangkut BBM mondar-mandir dalam desa tersebut. Dari informasi masyarakat ini, pihaknya berhasil mengetahui jadwal pendistribusian solar ini. Saat diselidiki, Rabu (12/3) sekitar pukul 13.00 Wita, tepatnya sekitar 100 meter setelah simpangan Desa Penyaring, sebuah mobil pick-up bernopol L 9066 Z mengangkut lima buah drum. Setelah diperiksa, mobil yang dikendarai oleh pria berinisial GF ini ternyata mengangkut BBM jenis solar.

Mobil BBM ini digiring ke Kodim 1607 untuk diamankan dan sopirnya dimintai keterangan. Dari pengakuan GF, solar tersebut akan diantar ke tambak milik seorang pengusaha di Penyaring. Dalam hal ini, GF diketahui menggunakan rekomendasi BBM bersubsidi.

Namun, isi dalam rekomendasi tersebut adalah satu drum BBM jenis premium dan satu drum BBM jenis solar. Namun pada prakteknya, yang diangkut adalah BBM jenis solar dengan jumlah 1.000 liter. Selain itu, dalam rekomendasi tertera tujuan distribusi yaitu ke Kelurahan Seketeng, tapi kenyataannya ke Desa Penyaring. “Kami hanya bertugas menjaga stabilitas keamanan. Dan semua warga negara memiliki tugas untuk mengamankan oknum yang dicurigai,” ucapnya.

Hal ini sesuai dengan tugas operasi TNI selain perang, bahwa dalam point 14 disebutkan, TNI membantu pemerintah dalam pengamanan. Salah satunya adalah mencegah upaya penyelundupan. “Untuk penanganan lebih lanjut, kami menyerahkannya kepada pihak kepolisian,” tandasnya.

Dihubungi terpisah, Kapolres Sumbawa, AKBP Karsiman SIK MM, membenarkan adanya penangkapan ini dan pihaknya sudah menerima pelimpahan penanganan. “Sekarang sedang diproses penyidik Reserse dan Kriminal,” ujarnya singkat.

loading...

LEAVE A REPLY