Pemda KSB Akan Menata Sejumlah Potensi Wisata

0
1152
loading...
loading...

Taliwang, Gaung NTB – Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) perlahan mulai menjalankan program pencanangan penataan sejumlah kawasan yang berpotensi dijadikan tempat wisata bahari, budaya dan alam salah satu maskot kebanggaan Bumi Pariri Lema Bariri.

Kepada Gaung NTB, Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Dispar-Ekotif) setempat melalui Sekretaris, Ir Ruslan, MSi, mengatakan eksekutif dan legislatif telah mencanangkan APBD 2014 untuk kegiatan pengembangan sejumlah potensi pariwisata, antara lain Danau Lebo Taliwang akan ditata menjadi kawasan wisata hiburan rakyat lokal atau regeonal, guna meningkatkan kreativitas masyarakat sesuai program ekonomi kreatif “Rencananya Danau Lebo ini akan dibuat sebagai kawasan wisata yang menampilkan berbagai hiburan rakyat dan sejumlah pedagang asongan yang ada didalam kota. Kita akan arahkan untuk berjualan disepanjang jalan danau agar situasinya makin ramai,” ujarnya.

Dijelaskannya, Pemda juga melalui SKPD terkait telah mencanangkan APBD untuk penataan sejumlah pulau dan perairan pantai KSB yang memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai tempat wisata yaitu pantai balat, poto batu dan lain, termasuk gili balu (Pulau 8) salah satu kawasan yang saat ini tengah dilirik investor asal negara Swedia untuk dijadikan tempat wisata dan menunjuk PT Eko Solution Lombok (PT ESL) sebagai mitra pemegang managemen pengeloaannya. “Investor asal Swedia itu sebagai pemilik saham di Pulau Bali dan ditunjuk mitra PT Eko Solution Lombok (PT ESL), dan ditunjuk PT Eko Solution Lombok selaku pemegang managemen bekerja sama dengan Pemda KSB,” kata Ruslan.

Ruslan juga menyinggung rencana dalam waktu dekat akan menggelar festifal kesenian tradisional dengan sandi Tiang Enam di lapangan pasar lama Taliwang dan menampilkan kesenian adat lokal, termasuk ratib, sekeco, lawas, koor lagu daerah serta berbagai jenis tarian asli sumbawa zaman lampau. “Acara ini bertujuan untuk menggali kembali berbagai jenis hiburan tradisional. Untuk itu kita akan libatkan seluruh elemen lokal yang lebih faham tentang sejarah kesenian asli adat sumbawa zaman lampau,” paparnya.

Sementara itu, salah satu konsultan dan pemerhati wisata NTB, Muhammad Dahlan, memberikan apresiasi langkah Pemda KSB terkait penataan sejumlah titik kawasan wisata, dan meminta agar program pengembangan bidang kepariwisataan itu tidak hanya melirik pantai balat, Poto Batu dan Gili Balu saja, tapi yang lebih startegis dan meiliki potensi bahari sebagai penunjang wisata budaya dan alam, seperti pantai Jelenga, Maluk serta Rantung Sekongkang harus menjadi prioritas kebanggaan wisata KSB.

“Ketiga pantai yang berdekatan dengan lingkar tambang, yaitu Jelenga, Maluk dan Pantai Rantung harus menjadi prioritas Pemda untuk dijadikan kawasan wisata bahari sekaligus budaya dan alam yang menjadi kebanggaan rakyat KSB,” pungkasnya.

loading...

LEAVE A REPLY