Suhu Politik KSB Jelang Pileg Tetap Stabil

0
965
loading...
loading...

Jereweh, Gaung NTB – Suhu politik di Kabupaten bermottokan “Pariri Lema Bariri” menjelang pesta demokrasi Pemilu Calon Legislatif (Caleg) yang digelar 9 April 2014, tetap stabil. Pasalnya, para kader Parpol di tingkat elit hingga konstituen arus bawah terkesan tidak terpengaruh terhadap berbagai visi misi dan program yang dipaparkan sejumlah oknum utusan Parpol.

Seperti yang terjadi di dua kecamatan wilayah KSB bagian barat, di sepanjang jalan Maluk–Taliwang ada empat titik strategis di Kecamatan Jereweh terdapat bambu berdiri tinggi yang dihiasi sedikitnya 3-5 atribut Parpol pada satu tiang bambu. Artinya secara umum rakyat di wilayah ini telah memiliki pemahaman politik dan toleransi demokrasi antar konstituen. “Kami pasang 5 gambar parpol di satu tiang bambu ini, adalah bentuk toleransi demokrasi dan politik antar konstituen, dengan harapan tidak ada lagi di antara kita saling gontok-gontokan seperti Pileg sebelumnya,” kata Abdul Gani salah satu tokoh masyarakat Jereweh kepada Gaung NTB selasa (18/2).

Sementara Burhanuddin Agustono salah satu kader Caleg Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Sumbawa Barat mengapresiasi sikap toleransi berdemokrasi di tengah masyarakat itu. Kenyataan ini setidaknya kisruh politik yang biasanya terjadi antar elit hingga di tingkat konstituen arus bawah dapat diredam. “Saya optimis Kamtibmas pada pelaksanaan Pileg akan stabil, karena antar elit dan konstituen terlihat saling menghargai dan sudah paham tentang arti demokrasi,” ungkap Agus sapaan akrabnya.

Untuk diketahui, tiga kecamatan Jereweh, Maluk dan Sekongkang yang sebelumnya kerap terjadi kisruh politik antar elit, kini tidak terlihat lagi, bahkan suasana tetap kondusif karena para konstituen seluruh Parpol yang ikut bertarung tidak lagi saling menyudutkan antara satu dengan yang lain.

Menanggapi hal itu Kapolres Sumbawa Barat AKBP Teddy Suhendyawan Syarif SIK M.Si Selasa (18/2) memberikan apresiasi sikap toleransi antar konstituen. Ia berharap para elit politik tidak jenuh memberikan pemahaman tentang arti berdemokrasi yang sebenarnya. “Harapan kita agar para elit politik KSB yang ikut mencalonkan diri sebagai Calon Legislatif 2014-2019 itu terus menerus menanamkan tentang arti demokrasi, sehingga kaum awam yang selama ini belum paham dapat sejalan dengan arus politik yang kita usung,” pungkas Kapolres.

loading...

LEAVE A REPLY