Pencurian Ternak di Meno Sumbawa Gunakan Kapal

0
1456
loading...
loading...

Mataram, Gaung NTB – Pencurian ternak dengan menggunakan kapal di Dusun Meno, Desa Rhee, Kecamatan Rhee Kabupaten Sumbawa, cukup meresahkan masyarakat di daerah tersebut. Disebutkan Anggota Komisi I DPRD NTB, Man Jasus di Mataram kemarin, jumlah ternak khususnya ternak sapi yang berhasil dibawa kabur oleh kawanan pencuri dalam tiga bulan terakhir, yakni April hingga Juni 2013 lalu mencapai lebih dari 100 ekor.

Dengan maraknya aksi pencurian ternak ini ungkap politisi Golkar asal Kecamatan Empang tersebut, membuat masyarakat jera atau tidak mau lagi beternak sapi, karena khawatir dicuri kendati diketahui beternak sapi menjadi mata pencarian mereka setelah pertanian.

Manja Sus yang kini kembali mencalonkan diri sebagai anggota DPRD NTB pada Pemilu 2014 dari Dapil IV tersebut lebih jauh menjelaskan, khawatir dengan aksi pencurian membuat warga Meno menjual ternaknya dengan cara mengobral tentu dengan harga murah, misalnya per ekor seharusnya Rp 10 juta tapi dijual Rp 7 juta.

Penjualan ternak sapi dengan cara dilelang tersebut, membuat masyarakat rugi besar. Ini masih lebih baik daripada ternaknya hilang percuma. “Kejadian itu kami ketahui saat melakukan kunjungan kerja atau turun lapangan untuk menemui warga pada Nopember 2013 dan saat itu sejumlah warga bercerita dan ini menjadi catatan tersendiri bagi kami,” kata mantan anggota DPRD Sumbawa periode 2003—2009 lalu.

Untuk itu, Ia dari Komisi I yang membidang Pemerintahan dan Keamanan meminta kepada Polda NTB agar memerintahkan jajarannya termasuk Polres Sumbawa dan Polsek Rhee untuk melakukan patroli laut guna mencegah tindak kriminal terutama pencurian ternak melalui laut.

Di samping itu, polisi bekerjasama dengan Pol PP melakukan penyuluhan sekaligus pembinaan kepada masyarakat agar dapat melakukan Siskamling, untuk menjaga keamanan di lingkungan masing-masing, sehingga tindak kejahatan bisa ditekan.

Dengan adanya patroli oleh pihak berwajib dan Siskamling oleh masyarakat, maka ketentraman dan keamanan akan lebih dirasakan warga dan tidak lagi ketakutan terhadap pelaku kejahatan.

Dusun Meno, sebutnya, merupakan salah satu titik rawan pencurian ternak dan banyak lagi titik rawan lainnya termasuk di kawasan transmigrasi Labangka, Sumbawa.

Manja Sus lahir di Taliwang, Kabupaten Sumbawa Barat pada 15 Agustus 1945 atau dua hari sebelum Proklamasi Kemerdekaan dan dia dialntik sebagai anggota DPRD NTB pada 15 Nopember 2013 Pengganti Antar Waktu (PAW).

Dia menggantikan H Muhammad Amin SH M.Si yang kini menjabat sebagai Wakil Gubernur NTB berpasangan dengan Dr TGH M Zainul Majdi. Sementara dapil empat sebagai kantong untuk meraih suara meliputi Alas Barat, Alas, Buer, Utan dan Rhee.(*)

loading...

LEAVE A REPLY