Sumbawa

Pedagang Bantah Pungli Kelurahan Seketeng

Sumbawa Besar, Gaung NTB – Pedagang yang berada di emperan samping SMPN 3 Sumbawa dan depan Masjid Mujahiddin Seketeng membantah ada pungutan dari Kelurahan Seketeng. Pernyataan pedagang tersebut membenarkan keterangan Lurah Seketeng yang membantah adanya pungli ke para pedagang (Kelurahan Seketeng Terima Setoran dari Sejumlah Pedagang, Ardiansyah: Kami Tidak Lakukan Pungli, 20/2).

“Tidak ada pungli oleh kelurahan Seketeng ke para pedagang. Yang ada sumbangan sukarela pedagang sekitar 20 ribu rupiah ke pihak kelurahan. Pihak kelurahan tidak pernah meminta, itu murni inisiatif para pedagang. Besaran sumbangan dari pedagang tidak sama. Dari 14 pedagang tidak seluruhnya menyumbang 20 ribu per bulan,” jelas Ketua Himpunan Keluarga Madura Samawa (Hikmah Samawa), Ustad Matali ke Gaung NTB (25/2).

Menurut Ustad Matali, lokasi para pedagang tidak berada di wilayah pasar Seketeng. Keberadaan pedagang di lokasi tersebut karena perbaikan pasar tahun lalu, mereka pun terpaksa keluar pasar. Setelah keluar dari wilayah pasar, ternyata tidak punya tempat berdagang. Setelah melalui musyawarah seluruh pedagang dengan RT dan RW setempat, kelurahan Seketeng, koordinator pasar dan pengelola mushallah, maka disepakati meminjam lokasi di samping SMPN 3 Sumbawa dan depan masjid Mujahiddin. “Sumbangan sukarela diberikan untuk ketertiban dan keamanan di sekitar lokasi berdagang. Sudah tiga kali kami kemalingan,” tambah Ustad Matali.

Terkait sumbangan ke mushallah setempat, Ustad Matali menjelaskan bahwa, hanya sembilan pedagang yang menyumbang ke mushallah. Itu pun tidak tentu besarannya, masing-masing pedagang menyumbang seikhlasnya saja.

“Ada dalam hukum syariat, saat memakai tanah mushallah, sudah seharusnya memberikan sumbangan seikhlasnya ke mushallah. Secara hukum agama dan aturan sosial, sumbangan itu sudah sesuai aturan. Soal dana yang masuk, kami siap pertanggungjawabkan,” pungkas Ustad Matali.

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close