Dirut PDAM Sumbawa Dicopot, Bupati Tunjuk PLT

2
12075
loading...
loading...

Sumbawa Besar, Gaung NTB – Ir Gani Eko Harsono resmi dicopot dari jabatannya sebagai Direktur Utama PDAM Batu Lanteh (PDAM Sumbawa). Pencopotan yang dilakukan Bupati Sumbawa Drs H Jamaluddin Malik melalui keputusannya No. 162 Tahun 2014 tertanggal 7 Februari ini, hanya bersifat sementara.

Ketua Dewan Pengawas PDAM Sumbawa, Wirawan S.Si MT yang dikonfirmasi, Jumat (7/2) menyatakan, pemberhentian sementara Ir Gani Eko Harsono ini berdasarkan usulan dewan pengawas. Pemberhentian dalam waktu satu bulan tersebut mengacu pada ketentuan pengelolaan PDAM Batu Lanteh sebagaimana diatur dalam Perda No. 7 Tahun 2013. Dalam Perda itu dijelaskan, jika Direksi diduga melakukan tindakan yang merugikan PDAM maka Bupati atas usulan dewan pengawas dapat melakukan pemberhentian sementara dalam jangka waktu satu bulan.

Dengan waktu ini kata Wirawan yang juga Kepala Bagian (Kabag) APP Setda Sumbawa tersebut, dewan pengawas akan melaksanakan sidang yang dihadiri Dirut PDAM untuk mengkonfirmasi semua tindakan yang dianggap telah merugikan PDAM. Hasil sidang itu nantinya akan menjadi acuan apakah pemberhentian sementara ini akan dilanjutkan ke pemberhentian tetap, atau sebaliknya Ir Gani akan direhabilitasi jika dugaan yang merugikan PDAM tidak terbukti.

Disinggung mengenai pertimbangan pemberhentian sementara ini, Wirawan menyebutkan bahwa Ir Gani selaku Dirut PDAM tidak melaksanakan tugas sebagaimana diatur dalam pasal 27 huruf a, b, d, e, g dan h Perda No. 7 Tahun 2013. Seperti, tidak menyusun perencanaan, melakukan koordinasi dan pengawasan seluruh kegiatan operasional PDAM. “Kami selaku dewan pengawas hingga kini belum menerima RKAP (Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan) untuk disahkan Bupati,” kata mantan Kabag Humas low profil ini.

Dirut ini juga sambung Wirawan, tidak melakukan pembinaan terhadap pegawainya, bahkan melakukan pemecatan yang tidak mengacu pada prosedur sebagaimana diatur dalam Perda. Tidak hanya itu, Dirut tidak melaksanakan administrasi umum dan keuangan, sebab sampai sekarang belum memberikan laporan keuangan dari Juni 2013 hingga Januari 2014.

Selanjutnya Dirut PDAM belum menyampaikan renstra bisnis maupun laporan seluruh kegiatan PDAM kepada dewan pengawas. “Inilah yang dianggap dewan pengawas sebagai tindakan yang merugikan PDAM, sehingga sangat layak untuk diusulkan pemberhentian sementara Ir Gani sebagai Dirut PDAM, dan sudah direspon Bupati,” tandasnya.
Dengan adanya pemberhentian ini, ucap Wirawan, Bupati Sumbawa telah menunjuk pejabat structural senior di PDAM untuk diangkat sebagai pejabat pelaksana tugas (Plt) Dirut PDAM. Kepada Plt ini, telah diinstruksikan untuk segera menyelesaikan laporan keuangan Tahun 2013, dan sejumlah persoalan internal lainnya.

loading...

2 COMMENTS

  1. waduh…sekelas perusahaan daerah koq gak jelas gini ya Dirut nya…
    emang itu di kira perusahaan abal2 atau perusahaan sendiri kali ya…
    sampai gak ada renstra seperti itu?
    kayak apa ya laporan bulanan masing2 departemennya di PDAM itu..?
    Me-malu-kan

  2. Saya usulkan agar pengawas memastikan SOP telah tersedia. Jika perlu, berlakukan sistem ISO agar lebih terjamin mutunya, baik mutu produknya maupun mutu managerialnya.

LEAVE A REPLY